Kehidupan di Apartemen Cendrung Individu

Bisnis properti semakin mengalami kemajuan sangat pesat sekali terutama di kota-kota besar di Indonesia. Fenomena tersebut biasanya berkembang terutama di pusat kota ( Central Business District ) Sudirman atau Thamrin Jakarta yang memiliki nilai investasi sangat tinggi bagi manusia urban kapitalis. Perkembangan properti di Kota Jakrta pada dekade ini juga tumbuh cukup baik terbukti dengan sejumlah investor yang telah merealisasikan pembangunan properti seperti hotel berbintang lima, perkantoran, apartemen dan mall. Hal ini sesuai dengan visi misi Dki untuk menarik investor sebanyak banyaknya. Yoi bro gusur sana sini bangunan warga kampung sudah menjadi kebiasaan di kota metropolitan siapa kuat punya modal milyaran sampai dengan ratusan milyar bahkan triliyunan dialah  yang beli lahan untuk dibangun apartemen, mall, kantor dsb, Siwarga yang terkena gusuran dapat ganti lantas meninggalkan bekas rumahnya pindah ke daerah pinggiran seperti Bogor atau Depok dsb. 

Hunian apartemen dengan harga milyaran sampai ratusan juta tersebar di pusat kota Jakarta tanpa kecuali hunian kost kostsan elit dengan sewa yang fantastik bisa 3 juta perbulan

Jakarta adalah kota bisnis, ibukota Negara menuju kota megapolitan dengan aktivitas tinggi setiap harinya. Problem hunian yang dihadapi kota besar semisal Jakarta atau daerah penyangga lainnya bodetabek adalah hunian di tengah kota back to city yang layak, manusiawi untuk warganya yang tinggal di tengah kota. Pembangunan apartemen tumbuh sangat kencang beberapa tahun terakhir ini. 
Dalam kehidupan sehari hari baik penghuni apartemen gedung tinggi adalah masyarakat yang tinggal di dalamnya manusianya akan tetapi kehidupan diapartemen cendrung individualisme ( tidak bermasyarakat satu sama lain alias cuek bebek  ). Hal ini umum bro di semua apartemen baik harga ratusan sampai jutaan rupiah biar udah kenal sebelumnya pernah  tatap muka,  sebelahan tinggalnya tetap dingin acuh tak acuh ketika keluar apartemen, masuk ke dalam apartemen.tulisan ini bukan berarti menghukumi semua penghuni apartemen sombong (individualis/cuek), di apartemen juga ada orang yang baik bermasyarakat tidak anti sosial, individu,  orang yang baik juga ada banyak tinggal di apartemen ya dalam kehidupan selalu ada dua sisi mata uang baik dan buruk tinggal kita mau pilih yang mana..
Jika mau mengeceknya, sifat individualis ( cuek anti bermasyarakat ) sobat lihat saja di sekitaran apartemen sebagian penghuni  SUDAH MATI BERSOSIAL   rata rata cuek / sombong, jalan masing masing yang penting elo elo gue gue ga mau kenal satu sama lainnya sekalipun sudah bertatap muka puluhan kali mereka saling gengsi tegur sapa JURUS SAKTI GAYA LAMA MEREKA �memalingkan muka pura pura tidak kenal�. Saksi bisu adalah di lift yang mengangkut ratusan orang tiap hari didalam lift ini mereka juga seperti mayat hidup cuek tak menyapa sesama pemakai lift yoi bro interiaksi sosial mati total hukum individu yang berlaku. Padahal waktu pelajaran sosial PPKN  waktu SD, SMP, SMU, perguruan tinggi  di ajarkan guru / dosen supaya saling bermasyarakat, ramahtamah, bersosialisasi, sesama agar tolong menolong. Bagaimana tolong menolong kenal saja tidak sesama mereka ( hidup seperti mayat hidup yang tidak komunikasi sesama penghuni sekalipun berdekatan sudah tahunan di samping unit apartemennya ) itu fakta asli tidak dibuat buat bro�,  ajaran luhur di tinggalkan seperti  sampah yang dibuang seenaknya saja. Masih mau ngeles  penghuni apartemen sebagian nya individualis (tapi yg baik hati saling bermasyarakat  juga ada kok gan ini bukan vonis total semua penghuni ) ..rasanya tidak sama sekali�.diapartemen memang banyak, yang dibahas disini oknum penghuni apatermen, ada sebagian  oknum penghuni sebagai  : pelacur online, tante girang,  bencong / gay, koruptor, Bandar narkoba, fedofilia, nikah sirih, sewa psk online, germo perek panggilan, kejahatan online semua  bisa ada di apartemen�bukan rahasia umum sudah pada tahu semua bro��blab la bla dsb�.contoh kasus kriminal sadis ala apartemen misal beberapa tahun lalu si jegal pembunuh gay yang tertangkap membantai kawan kawanya yang mencuri uang, sodomi bertempat tinggal di apartemen� pesta narkoba exktasi  si oknum artis penyanyi  wanita  xxx lalu  over dosis kemudian tewas saat pesta  bersama pengusaha nakal doyan main cewek pelacur,,pembunuhan boss pengusaha oleh preman kawakan  di apartemen yang menyebabkan tewasnya pengusaha tsb�edan tenan rek�wah kalo di ceritain semua banyak bro itu sebagian kecilnya aja�itu bukti lemahnya kontrol  sosial dibiarkannya kumpul kebo sampai dengan seks penyimpangannya aja yg melanggar hukum agama, budaya, sosial, kriminalitas / pembunuhan idih ngeri bgtttt deh eke jadi takuttt mas boy hehe�. Sangat disayangkan dengan fakta di atas bro padahal keramahtamahan adalah sifat sosial sesama yang harus dijujung tinggi adalah adat timur seperti negeri Indonesia faktanya luntur habis terkikis dalam cluster apartemen ( penghuni  apartemen), mereka membuang budaya bermasyarakat, keramah tamahan, tolong menolong. Intinya kalau bukan anak gue, suami gue, saudara gue masah bodoh bro mau mati, sakit, sekarat, dibunuh, korban fedofilia ga urusan alias itu urusan elo bukan urusan gue� dengan motto hidup �elo elo gue gue� slogan kapitalis masyarakat penggila uang,  anti bersosial. Ente bayangin gan kalo itu dibiarin terus menerus tanpa ada perbaikan budaya individu di apartemen oleh pengelola managemen wah berabeh gan..makin hari makin tumbuh deh masyarakat anti sosial di perumahan elit atau  apartemen bisa bisa menjalar ke umum waduh gawat nih�Memperihatinkan gan memang masyarakat berduit, banyak uang, pendidikan tinggi ternyata watak tabiat aslinya sebagian dari mereka cendrung cuek individualisme anti bersosial. Oleh sebab itu mau tak mau pengelola apartemen harus nya membudayakan bermasayarakat social di lingkungan apartemennyadengan menciptakan paguyuban warga apartemen, perkumpulan  sosial bisa berupa kegiatan ; senam bersama, diskusi publik, bakti sosial ke masyarakat miskin, yoi bro semua stakeholder apartemen baik pemerintah, pengelolah apartemen, penghuni, harus menstimulus / meningkatkan hubungan social sesama ( tanpa membedakan ras ) itu baru namanya solusi jitu. 
Prihatin ya pasti prihatin tapi ga usah diambil pusing 7 keliling wong namanya juga oknum ( OBK ) orang baru kaya�, pasti banyak gaya, individu anti bersosial, tambah lagi ( OKL ) orang kaya lama�, ini lebih sombong  lagi bro mobil 5 unit, istri 3 org, istri simpanan siri 2 org dari oknum artis,  pendapatan 85 juta / bulan, hasil bisnis 150 juta / bulan wahhhh kaya raya nih orang tapi kalau jalan tidak mau tengak tengok cuek bebek kayak mayat mati alias diam sombong ( tidak bermasyarakat ) manusia super sombong kayak gini sumpahin aja mati, sakit kagak usah deh ente pikirin wong di otaknya isinya duit, tuhannya duit, doain aja biar cepet mati alias modar hehe�. Duit juga hasil oknum pejabat korupsi..kaya dari sumber pendapatan tidak halal ya kayak gini bro uang panazzz lari nya ke jablay, bini simpanan yg montok / muda, beli property, foya foya..nyabu nyabu, seks bebas,,,asyikkkk bro ngeplay dulu ah�tunggu aje dikit lagi juga ditangkap KPK / polisi karena urusan praktik kotornya ketahuan�hehe�lo pada ingat ga istri siri ( simpanan )yang di bunuh di apartemen xxx Jakarta Timur  ma suami sirinya sebagai pemuas libido seks�istri simpanan si oknum pejabat doyan jablay  yang diperas  hartanya sampai ludes abis minta beli rumah, mobil, ruko, apartemen….dasar cewek matre bro hehehe2x,  wanita  tersebut akhirnya dibunuh oleh orang  suruhan si oknum pejabat tersebut.. dimana kejadiannya ?? yoi di apartemen bro�mau kumpul kebo / kumpul babi seks serumah tanpa nikah syah boleh aja wong satpam, managemen tidak buat aturan larangan kumpul babi ( seks  bebas ala bule amrik )
Sebab itu bro kita orang yang waras ga usah ikut ikutan seperti manusia di atas yang sombong anti sosial. Syukuri hidup kita dengan penghasilan besar / kecil, tetapi bermasyarakat, ramah, santun,  jangan sombong alias cuek, sebab kita manusia sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya. Jadi orang kaya boleh, jadi orang berkecukupan juga boleh tetapi tetap menanamkan jiwa bermasyrakat pada kita sendiri, anak anak, saudara, teman teman kita tanpa membedakan ras.  
Apakah bisa masyarakat yang ada di apartemen bisa saling bermasyarakat ( berhubungan sosial ) dengan sesama penghuni bloknya ?? saya rasa tidak bro jika 100 % semua penghuninya jadi baik semua (bermasyarakat),  fakta selama ini semakin tahun ke tahun sebagian penghuni apartemen  makin tinggi tingkat  individualisnya  contoh kecil ketika ada penghuni baru pindahan mereka sesama penghuni sebelah cuek bebek nanya juga tidak malah memalingkan muka�bukan main kan bro anti bermasyarakat orang yang waras pun akan bertanya sebagai penghuni lama pak / bu pindahan dari mana ya, namanya siapa, oh itu anaknya ya lucu banget�nama adek siapa ya�boro boro nanya bro ada komunikasi dua arah�waktu  pindahan apartemen aja ga saling sapa,  apalagi kalau udah jadi penghuni bodo amat emang gue pikirin,,mau mati, sakit, mampus..urusan elo jangan bawa bawa gue bro�kalah sama mental masyarakat pinggiran ( kelas bawah yang otaknya masih pada beres bro  )  kalo ada pindahan pasti bertanya dan membantu tanpa pamrih.. pak pindahan dari mana ?   aku bantuin ya angkut angkut barang ke rumah barunya santai aja pak aku mas imron tetangga sebelah bapak�ramah kan..hehe�itu lah bro beda sekali dengan masyarakat bawah menengah yang cendrung punya rasa  sosial yang tinggi tidak individualis, gemar bermasyarakat ketimbang penghuni apartemen yang anti sosial cuek bebek, individualisme�
tag : kehidupan individualisme  apartemen, cuek cuek, tidak bermasyarakat,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *