Investasi Pilih Rumah, Tanah, Apartemen !

Properti saat ini sedang trend  dalam investasi, investasi lain saat ini, disamping emas, saham, deposito dan sebagainya. Jenis investasi properti pun masih dibagi lagi dalam beberapa macam yaitu ada rumah, apartemen maupun tanah. Keuntungan yang diharapkan dalam investasi rumah adalah bisa menyewakan

Investasi Pilih Rumah, Tanah, Apartemen !

rumah untuk memperoleh pendapatan tambahan, bisa juga untuk digunakan sebagai agunan di bank, dan masih banyak lagi cara maupun strategi yang bisa dilakukan bagi pemiliknya. Namun perlu anda ingat juga bahwa suatu properti juga bisa mendapati kerugian, misalnya seperti terdapat biaya perawatan yang harus dilakukan, kurang likuid dari sisi waktu penjualan, terjadinya penyusutan nilai suatu bangunan dan lain lain.

Kelebihan dan kekurangannya masing-masing jenis investasi baik itu tanah, apartemen maupun rumah adalah sebagai berikut. 

Kelebihan Investasi Tanah:
  • Nilai jual kembali tanah akan mengalami kenaikan cukup besar, karena menurut pengalaman harga tanah dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan.
  • Biaya untuk perawatan yang relatif sangat sangat kecil
  • Tanah tidak membutuhkan asuransi karena investasi ini relatif lebih aman.

Kelemahan  Investasi Tanah:
  • Tidak bisa untuk disewakan, Jadi seorang investor tanah tidak bisa memperoleh tambahanpendapatan dari investasi ini 
  • Sulit diterima oleh bank sebagai agunan kredit 
  • Apabila lahan tanah tersebut luas, maka juga akan sulit untuk menjualnya kembali karena mengingat jarang pula ada pembeli yang mempunyai uang banyak.


Keunggulan Investasi Apartemen :
  • Nilai jual dari suatu apartemen akan jauh lebih tinggi dari sebuah rumah, hal ini menjadikan banyak orang lebih memilih untuk membeli sebuah apartemen dengan letak yang strategis ketimbang rumah yang strategis. 
  • Invetasi Apartemen bisa kita menambah pendapatan kita dengan cara menyewakannya kembali ke orang lain yang menghasilkan pemasukan bulan.

Kelemahan  Investasi Apartemen:
  • Biaya perawatan  ( ipl )yang harus dikeluarkan relatif lebih mahal 
  • Nilai jual relatif lebih kecil  ketika dijual kembali, daripada jenis investasi rumah ataupun tanah, hal ini disebabkan menyusutnya nilai jual  apartemen tiap tahunnya 
  • Apartemen tidak dapat kita renovasi sendiri harus menunggu management hotal. Biasanya tak jarang pula terjadi permasalahan dengan pemilik apartemen lain, misalnya seperti terjadinya pipa bocor yang pada akhirnya apartemen kita juga harus diperbaiki
Kelebihan Investasi Rumah:
  • Meskipun nilai jual kembali-nya sedang, namun sangat menjanjikan. Untuk kenaikan harga     rumah sendiri memang kita ketahui lebih kecil jika dibanding dengan harga kenaikan tanah.
  • Sebuah rumah akan lebih mudah dijual dibandingkan dengan tanah. Jadi tentu orang akan memilih untuk membeli rumah ketimbang sebuah tanah 
  • Bisa kita jadikan agunan di bank 
  • Rumah dapat kita manfaatkan untuk menambah penghasilan bulanan dengan cara menyewakannya.
Kekurangan Investasi Rumah :
  • Nilai jual dari sebuah rumah juga mengalami penyusutan tiap tahun 
  • Membutuhkan adanya dana untuk membayar pajak bangunan, sehingga relatif lebih mahal ketimbang suatu tanah 
Menurut penulis pakar properti Panangian Simanungkalit kelebihan dan kekurangan investasi apartemen antara lain adalah:

Keunggulan / kelebihan Apartemen:

Yang Pertama, permintaan (demand) tinggi, terutama di area CBD (central business district), kawasan pemukiman ekspatriat, dan lingkungan kampus. Kawasan pemukiman ekspatriat di Jakarta misalnya kawasan Kemang. 

Kedua, jangka waktu sewa menengah (2-3 tahun). Apartemen atau kondominium biasanya disewa untuk mendekatkan penyewa dengan lokasi kegiatannya, terutama lokasi kantor. Dengan demikian, jangka waktu sewanya rata-rata sekitar dua atau tiga tahun.


Ketiga, risiko
hunian  kekosongan rendah. Artinya, jika lokasi tersebut sudah nyaman sebagai tempat tinggal, biasanya penyewa akan terus menempati apartemen tersebut. Di lain pihak, calon penyewa pun berdatangan mencari unit-unit yang kosong untuk disewa. Salah satu faktor rendahnya kekosongan apartemen adalah mulai terbiasanya masyarakat kita dengan budaya tinggal di hunian vertikal. 

Keempat,
nilai  capital rate tinggi (7%-10%). Dengan kondisi ini maka pendapatan yang datang dari sewa unit pun otomatis menjadi lancar sehingga membuat Cap Rate apartemen tinggi, di atas Cap Rate rumah sewa atau ruko dan rukan.

Kekurangan
/ kelemahan  Apartemen:

Pertama, pemilik harus jeli memilih lokasi apartemen atau kondominium yang prospektif. Belakangan, banyak pengembang yang membangun apartemen jauh dari pusat kota atau pusat keramaian. Kawasan seperti ini umumnya tidak layak dijadikan lokasi apartemen, dan tentu saja tidak prospektif sebagai investasi. 

Kedua, pemilik harus memilih pengelola gedung (building management) yang popular karena prestasinya baik tak pernah bermaslah. Banyak apartemen di kawasan ramai CBDyang tidak laku sepi pe
nyewa  sebab  dikelola manajemen gedung yang kurang baik. 

Pengelola gedung apartemen yang baik selalu memerhatikan faktor keinginan, kenyaman , kepuasan penghuni buka hanya urusan sewa apartemen selesai dapat duit tapi intinya dalam bisnis ini kepuasan. Mereka juga memerhatikan perbaikan fasilitas umum, seperti kolam renang, lift, menjaga privasi individu baik tamunya ataupun dirinya, keamanan barang barang, keindahan ruangan, kebebasan suasana alam natural dsb. 
Apartemen bisa menjadi investasi yang lebih baik, dengan syarat pemilihannya benar dan karakter jenis investasi ini memang sesuai dengan kondisi investasi yang Anda harapkan. Nilai terbesar dari apartemen adalah bangunan dan fasilitas yang diberikan.
Pada umumnya, alasan orang membeli apartemen adalah karena lokasi apartemen yang berdekatan dengan tempat bekerja, kuliah, atau
pun  aktivitas lainnya. Kenaikan  yang Anda dapat harapkan melalui apartemen hanya melalui bangunannya. Karena itu, lokasi apartemen, kualitas konstruksi apartemen, dan jenis fasilitas yang tersedia, menjadi kunci penting untuk melihat apakah investasi di apartemen tersebut dapat menjadi baik. Bila kondisi ketiga hal di atas baik, maka harga apartemen stabil tiap tahunnya, juga akan  naik dari tahun ke tahunnya.
Hal lain yang biasanya membuat investasi apartemen menarik adalah pendapatan income  (pemasukan bulanan / tahunan didapatkan melalui uang sewa). Bila Anda tidak berniat menempati hunia
n apartemen, Anda dapat menyewakannya, baik dalam kondisi kosong  tanpa perabotan (unfurnished) ataupun terisi lengkap perapotan  (furnished). Uang sewa biasanya Anda terima secara tahunan (terkadang sekaligus 2 tahun atau 3 tahun) dan diterima di muka. Apartemen yang baik (lokasi, kualitas bangunan dan penyediaan fasilitas) dapat memberikan rental income di kisaran 7%-9% per tahun.  

Demikian tadi beberapa tips untuk menentukan jenis investasi properti yang tepat dengan memperhatikan baik itu kelebihan maupun kekurangannya sehingga para calon investor bisa mengetahui dengan jelas aset investasinya.
tag : kelemahan, keunggulan investasi rumah, apartemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *