Cara Menaikan Harga Appraisal Rumah

Meninggikan  appraisal rumah artinya adalah  menaikkan nilai harga jual bangunan. Dalam bahasa perbankan, appraisal  bangunan atau rumah digunakan sebagai dasar memutuskan besarnya jumlah pembiayaan kredit terhadap rumah yang dijadikan jaminan. Untuk jenis fasilitas Kredit Pemilikan Rumah

(KPR)nilai pembiayaan untuk bangunan baru, maksimalnya bisa mencapai 90% dari nilai appraisal-nya. Dari sisi pemiliknya, semakin tinggi nilai appraisal sebuah bangunan rumah, semakin tinggi pula nilai pasar harganya.

Terkadang, di banyak kejadian, Apabila nilai kesepakatan transaksi jual belinya dibawah appraisal Bank  sebenarnya.  Biasanya pembeli menyukai nilai appraisal yang tinggi dari sebuah rumah. Sebab, karena nilai pembiayaan KPR yang diberikan oleh perbankan bisa meng-cover (menanggung) seluruh nilai pembayaran transaksi tanpa harus mengeluarkan uang muka pembelianDp uang muka dibanyar dari kelebihan appraisel tersebut
Secara umum, ukuran baku penetapan nilai appraisal rumah didasarkan pada akumulasi nilai tanah dan bangunan. Harga tanah wajar permeter, dengan membandingkan pasaran tanah sekelilingnya, ditambahkan nilai bangunan berdasarkan spesifikasi yang ada pada bangunannya. Oleh sebab itu, untuk menetapkan nilai appraisal sebuah rumah haruslah cermat mengetahui dua komponen tanah dan bangunan.
Bagi masyarakat awam, cara lazim yang dilakukan untuk mengetahui nilai appraisal sebuah bangunan dilakukan dengan cara melihat NJOP (Nilai Jual Objek Pajaknya) yang terlampir di slip PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Meskipun pada prakteknya, NJOP untuk wilayah tertentu, wilayah pinggiran kota, umpamanya, sama sekali tidak mencerminkan nilai sesungguhnya dari sebuah rumah.
Intinya, untuk mengetahui dan menaikkan nilai appraisal rumah, diperlukan perpaduan perhitungan yang lengkap. Antara perhitungan manual yang bersifat proyeksi dan perhitungan berdasarkan ketetapan pemerintah yang tertuang di NJOP pada kertas slip PBB. Berbagai cara dapat dilakukan untuk menaikan nilai appraisal rumah dengan mudah dan sederhana, antara lain berupa:

A. Melakukan Renovasi kecil kecilan

Cara yang mudah menaikan nilai apparisal rumah adalah dengan melakukan penambahan luas bangunan. Pengertiannya, pemilik rumah melakukan renovasi kecil di bagian-bagian yang ringan dan murah biayanya tetapi mengesankan penambahan luas bangunan. Memperbaiki ulang pagar depan rumah, memasang kanopi pada carport, menambahkan atap pada area jemuran di bagian belakang rumah, atau membangun taman kering di ruang belakang rumah. Pilihan renovasinya bisa disesuikan dengan detail keadaan rumah yang akan diapprasial. Namun pada intinya renovasi tersebut haruslah mengesankan panambahan luas bangunan.
B. Mendaftarkan perluasan luas
Setelah melakukan penambahan luasan bangunan dengan renovasi ruagan, Agar bisa dibuktikan  maka didaftarkan langsung ke IMB, sebaiknya langsung didaftarkan perubahan IMB-nya ke KIMPRASWIL atau kantor perizinan SATU ATAP setempat. Ketentuannya, perhitungannya luasan IMB memang memasukkan pagar keliling dan bangunan depan bagian depan, seperti gapura, sebagai kesatuan luasan bangunan rumah. Akibatnya, jika luasan dalam IMB bertambah maka faktor pengali nilai bangunannnya pun bertambah dan pada gilirannya menaikkan nilai appraisalnya.
C. Merubah  fungsi peruntukan fungsi bangunan
Sebenarnya, peraturan mengubah peruntukan sebuah rumah / bangunan untuk menaikkan appraisal berlaku tidak tertulis. Ketentuan dasarnya, sebuah bangunan hanya akan dinilai harganya berdasarkan luas ukuran sebenarnya. Tak perduli apakah bangunan itu memiliki fungsi komersial atau tidak  bisa untuk menghasilkan uang ataupun tidak.  Penilaian appraisal berlaku tetap menilai harga bangunan dan tanah secara pasaran, Walaupun demikian  jika appraisal rumah ditujukan untuk kepentingan Kredit KPR  maka pendekatannya bisa menjadi lain selain penilai nilai bangunan tapi nilai ekonomi juga dipertimbangkan Bank. Nilai ekonomi  akan menjadikan  kemampuan bayar yang baik  si empunya bangunan untuk menghindari kredit macet, sebab adanya alih fungsi rumah yang menghasilkan uang tambahan  misal bangunan dijadikan areal komersial ( toko ), Dengan cara ini otomatis nilai appraisal rumah tersebut akan naik otomatis karena adanya faktor positif selain sebagai rumah juga dapat dijadikan areal komersial yang menghasilkan uang tambahan bulanan.
D. Memberikan harga perbandingan
Mengajukan harga jual  pembanding dari nilai pasar bangunan sekitar sangat efektif menaikan appraisalsebuah bangunan. Data tertulis lembaga yang kredibel dan sah diakui, merupakan pembanding yang valid. Sumbernya bisa berdasarkan bukti PBB, PPJB (Perjanjian Pendahuluan Jual Beli) ataupun salinan (Akta Jual Beli) dari notaris. Pemilik rumah bisa memperlihatkan nilai appraisal bangunan berdasarkan data tahun lalu ( bisa 1 tahun atau 2 tahun yang lalu ),  Lalu  menaikansebesar 25% untuk jeda waktu satu tahun setelahnya. Rumusan ini masuk akal jika kenaikan harga setahun kemudian rata rata 15 % sd 25 % Lumayankan harga bangunan sobat jadi terdongkrak harga jualnya intinya bisa lebih tinggi dari harga awal itu sudah sangat bagus.  Artikel disadur ulang diedit ditambahan  oleh blogger. dari sumber  www.propertytoday.co.id
tag : cara menaikan harga appraisal rumah bangunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *