Cara Memulai Bisnis Property

Tip mulai bisnis property rumah developer, pengembang

Bagaimana cara  memulai bisnis properti? Itulah pertanyaan yang menghinggapi sebagian besar Anda yang ingin memulai bisnis di bidang properti. Apakah benar bisnis properti cocok bagi Anda yang merupakan pemula di industri ini? Nah, untuk menjawab pertanyaan Anda dan jutaan pebisnis pemula lainnya, simak baik-baik artikel berikut ini.
Mempelajari harga
Pemula yang ingin memulai bisnis properti hendaknya memulai dari yang risikonya minim. Misalnya, memulai bisnis dari menyewa bangunan lalu menyewakan kembali kepada pihak lain. Atau menjadi penghubung antara penjual dengan pembeli properti yang akan mendapatkan komisi yang lumayan. Untuk bisa memulainya, Anda harus mempelajari dulu harga properti di satu wilayah. Jangan sampai Anda menjual bangunan di atas harga properti rata-rata di sana. Ingatlah juga supaya Anda tidak menjual bangunan atau rumah dengan harga di bawah pasaran.
Mempelajari kenaikan harga di suatu wilayah penting pula. Hal itu untuk menyimpulkan wilayah mana yang memang kenaikannya pesat tiap tahun. Wilayah seperti itu adalah wilayah emas, yang baik untuk membuka bisnis properti. Ada pula wilayah yang perkembangannya biasa-biasa saja, bahkan ada yang tidak berkembang. Semuanya bergantung pada sarana infrastruktur serta angkutan jalan. Jangan sampai Anda berbisnis properti di wilayah yang tidak berkembang dari tahun ke tahun.
Mempelajari target market
Pemula yang hendak terjun ke bisnis properti mesti mempelajari target pasar. Perumahan yang harga satu unitnya menjapai Rp. 300 juta rupiah, cocoknya untuk mereka kelas menengah atas. Sebaliknya, perumahan subsidi yang harga per unitnya maksimal Rp120 juta target pasarnya mereka yang tingkat ekonomi lemah.
Begitu pun bila Anda membuka usaha kos-kosan. Misalnya rumah Anda dekat dengan kampus, maka usaha yang cocok adalah kos-kosan mahasiswa. Kisaran harga per bulannya Rp 300 ribu sampai dengan Rp500 ribu. Namun bila Anda dekat dengan pusat perkantoran, bisa membuka usaha kos-kosan dengan harga yang lebih maha, mamun dengan fasilitas yang lebih baik, misalnya dilengkapi AC, laundry, dan TV kabel.
Mempelajari peluang
Semua yang terjun ke bisnis properti harus pintar-pintar mencari peluang. Misalnya, ada orang yang sedang butuh uang cepat dan hendak menjual rumahnya. Atau juga ada orang yang butuh tempat tinggal cepat. Anda harus dapatkan info-info seperti itu. Bagaimana caranya? Tentunya dengan memperbanyak relasi dan kenalan. Karena info seperti ini biasanya hanya beredar terbatas. Semakin banyak tahu info semacam itu, semakin terbuka peluang Anda di dunia properti. Rupiah yang akan Anda jaring pun semakin banyak. Hebat, bukan?
Mempelajari promosi
Promosi di dunia properti sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan sektor lainnya. Selain memasang iklan di media elektronik dan cetak, manfaatkan juga Internet. Maksimalkan promosi gratis di website, blog, dan jejaring sosial. Masukkan juga properti yang ingin Anda promosikan di situs jual beli gratis. Jika ingin efek promosi Internet yang lebih dahsyat lagi, kontak saja perusahaan jasa periklanan digital, misalnya google / yahoo
Demikian tadi kiat bagaimana memulai bisnis properti. Semoga Anda yang baru akan memulai bisnis bisa menuai manfaatnya. Selamat berbisnis.

sumber : 

  1. http://www.ciputraentrepreneurship.com/tips-trik-properti/elang-gumilang-berbagi-tips-memulai-bisnis-properti
  2.  http://bisnisukm.com/cara-memulai-bisnis-properti-dengan-modal-kecil.html

tag : cara sukses jadi bisnis property rumah, panduan awal developer perumahan, pengembang, bisnis jual rumah/apartemen/kios/villa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *